“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.” (HR. Bukhari) Itulah sabdah Rasulullah yang harus kita pegang tak perlu kita menunggu menjadi lulusan S1, lulusan S2 yang bergelar magister, lulusan S3 yang bergelar doctor, mempunyai gelar professor, menjadi kiyai, ustad, atau bahkan ulama untuk menyampaikan dan memberi tahukan ilmu yang baik kepada sesama manusia. Dengan satu pengetahuan yang kita milikipun kita dapat menyampaikan hal tersebut kesesama teman, kerabat, atau bahkan orang tua sekalipun. Namun dalam hal ini kita juga harus memiliki cara-cara khusus menyampaikannya kepada setiap orang. Kita juga dapat memberitahukan melalui pribadi dan tingkah laku kita sehari-hari agar apa yang kita sampaikan bukan hanya keluar dari mulut kita saja, namun bisa memberikan dampak positif yang nyata. Disini penulis sebagai mahasiswa sebelumnya ingin bertanya kepada teman-teman semua yang mungkin juga memiliki posisi yang sama seperti penulis yang sedang menimba ilmu. Sebenarnya apa y...
Mungkin langit tidak selalu biru untuk menemani hari mu, mungkin mentari tak selalu menemani hari cerah mu, mungkin bulan tak selalu menemani setiap malam indah mu, dan mungkin bintang tak selalu menghiasi langit-langit gemerlap. Namun tak usah kau bersedih dengan itu semua, hal itu mugkin hanya pergi sementara dari pangkuan dan pandang mu. Bersyukurlah engkau wahai insan jikalau engkau masih memiliki kedua orang tua untuk menemani harimu. Bersyukurlah engkau wahai insan manusia yang masih memiliki mereka untuk menemani setiap malam indahmu, bersyukurlah engkau wahai insan yang masih memiliki mereka untuk menghiasi cerita indah dihidupmu. Mungkin kita sering terlena dengan membandingkan kisah hidup kita dengan kisah hidup orang lain yang kita rasa lebih atau mungkin sangat baik dibenak kita. Kita terlena dengan kehidupan yang mewah dan serba ada. Terkadang kita hanya berorientasi dengan kebahagian kita dengan barang-barang mewah yang kita miliki sampai akhirnya kita melupakan dan ...