Skip to main content

Posts

Kalau Bukan Kita Siapa Lagi?

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.” (HR. Bukhari) Itulah sabdah Rasulullah yang harus kita pegang tak perlu kita menunggu menjadi lulusan S1, lulusan S2 yang bergelar magister, lulusan S3 yang bergelar doctor, mempunyai gelar professor, menjadi kiyai, ustad, atau bahkan ulama untuk menyampaikan dan memberi tahukan ilmu yang baik kepada sesama manusia. Dengan satu pengetahuan yang kita milikipun kita dapat menyampaikan hal tersebut kesesama teman, kerabat, atau bahkan orang tua sekalipun. Namun dalam hal ini kita juga harus memiliki cara-cara khusus menyampaikannya kepada setiap orang. Kita juga dapat memberitahukan melalui pribadi dan tingkah laku kita sehari-hari agar apa yang kita sampaikan bukan hanya keluar dari mulut kita saja, namun bisa memberikan dampak positif yang nyata. Disini penulis sebagai mahasiswa sebelumnya ingin bertanya kepada teman-teman semua yang mungkin juga memiliki posisi yang sama seperti penulis yang sedang menimba ilmu. Sebenarnya apa y...
Recent posts

Tak Seberuntung Kita

Mungkin langit tidak selalu biru untuk menemani hari mu, mungkin mentari tak selalu menemani hari cerah mu, mungkin bulan tak selalu menemani setiap malam indah mu, dan mungkin bintang tak selalu menghiasi langit-langit gemerlap. Namun tak usah kau bersedih dengan itu semua, hal itu mugkin hanya pergi sementara dari pangkuan dan pandang mu. Bersyukurlah engkau wahai insan jikalau engkau masih memiliki kedua orang tua untuk menemani harimu. Bersyukurlah engkau wahai insan manusia yang masih memiliki mereka untuk menemani setiap malam indahmu, bersyukurlah engkau wahai insan yang masih memiliki mereka untuk menghiasi cerita indah dihidupmu. Mungkin kita sering terlena dengan membandingkan kisah hidup kita dengan kisah hidup orang lain yang kita rasa lebih atau mungkin sangat baik dibenak kita. Kita terlena dengan kehidupan yang mewah dan serba ada. Terkadang kita hanya berorientasi dengan kebahagian kita dengan barang-barang mewah yang kita miliki sampai akhirnya kita melupakan dan ...

Dimanakah Seharusnya Indonesia Bertahan?

Industri pengolahan nonmigas menjadi contributor terbesar bagi pertumbuhan ekonomi nasional dibandingkan sektor-sektor lainnya. BPS mencatat, industri pengolahan nonmigas mammapu memberikan sumabangan mencapai 18,08 persen pada tri wulan 1 tahun 2017. Sedangkan, untuk kontribusi industri batubara dan pengiangan mias sekitar 2,39 persen, sehingga sumbangan industri pengolahan (migas dan nonmigas) terhadap total PDB triwuan ke 1 tahun 2017 mencapai 20,48 persen menurut data Kementrian Perindustrian. Kinerja industri makanan dan minuman setiap tahun disebut cukup menjanjikan dengan rata-rata diatas pertumbuhan sektor manfaktur pada triwulan 3 tahun 2017, pertumbuhn industri makanan dan minuman tercatat sebesar 9,46 persen atau naik dibanding capaian ditriwulan ke 2 tahun 2017 yang sekitar 7,19 persen. “sektor ini juga berperan penting dalam memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri nonmigas.” Kata Mentri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartanto, dal...

Langkah Cerdas Menuju Desa Berintegritas

Dimasa pemerintahan Bapak Joko Widodo dengan pasangannya Bapak Jusuf Kalla mencanangkan 9 program yang dikenal dengan nama NAWACITA. Dimana program ini memiliki tujuan untuk menunjukkan prioritas jalan perubahan menuju Indonesia yang berdaulat secara politik, serta mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Salah satu program yang dicanangkan oleh dua pasangan ini dalam urutan yang ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Berdasarkan data BPS Tahun 2015 jumlah penduduk pedesaan mencapai 46,7% yang relatif menunjukkan cukup besar potensi di desa untuk menekan dan mengambil peran turut serta mengatasi problematika urbanisasi juga sebagai penggerak dalam pembangunan suatu negara. Fokus pengembangan pedesaan seharusnya dapat menjadi pilihan yang mudah karen beberapa faktor yang dimiliki oleh suatu pedesaan. Beberapa potensi yang dimiliki pedesaan adalah Sumber Day...

satu langkah menuju maslahah

Di era milinium ini pemberdayaan manusia terutama pemuda sangatlah penting karena hal ini merupkan strategi pembangunan nasional suatu bangsa dan negara. Untuk mengoptimalisasi potensi yang dimiliki oleh pemuda harus melalui pendekatan pemberdayaan yang terencana, sistematis dan berkelanjutan. Jika para pemuda berkualiatas dan mepunyai semangat patriotise. Tentu akan menyebabkan perkembangan yang baik bagi suatu negara karena sejatinya pemuda dan mahasiswalah harapan masa depan bagi suatu bangsa. Pemberdayaan pemuda juga dapat menumbuhkan jiwa sosial. Dengan harapan pemuda dapat berinovasi untuk melakukan proyek sosial yang bisa dikembangkan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Mulai dari lingkungan sekitar, tempat ibadah, dan sarana prasarana lainnya. Melihat keadaan Indonesia saat ini diperlukan pemuda yang peduli dengan masa depan suatu bangsa. Pemuda yang saling peduli sesama manusia maupun lingkungan sekitar. Menjadi bagian dalam suatu proyek sosial merupakan keharusan un...

Perkembangan Ekonomi Indonesia

Ekonomi layaknya satu potongan puzzel utama yang tak dapat kita abaikan dan kita singkirkan dalam keadaan suatu negara. Ekonomi adalah sesuatu yang tidak dapat kita pisahkan dalam suatu kehidupan karena tanpa kita sadari setiap kegiatan yang kita lakukan pasti melibatkan adanya proses ekonomi. Berjalan  dengan adanya waktu, perekonomian terus mengalami pertumbuhan dan perubahan yang mengikuti pertambahan kebutuhan manusia. Sudah tujuh puluh dua tahun Indonesia menginjakan kakinya dan berdiri sebagai negara merdeka. Namun sampai sekarang pun perekonomian Indonesia belum bisa benar-benar dikatakan dalam keadaan yang baik. Bisa kita lihat keadaan Indonesia saat ini dimana masih banyaknya pengangguran menjadi permasalahan yang pelik, ketimpangan yang tergambar jelas di suatu daerah yang seakan tak terlirik, kemiskinan yang juga selalu mengusik. Hal ini bukanlah permasalahan baru, sejak awal kemeredekaan kondisi ekonomi Indonesia dalam keadaan yang kacau dan tidak stabil. Pad...

Siapakah Superhero Sesungguhnya ?

Jika membicarakan suatu sistem ekonomi maka mungkin akan terbesit dan tergambar di otak kita  dua nama yang sudah mendunia dan tak terdengar asing di telinga kita. Ya, sistem Ekonomi Kapitalis dan sistem Ekonomi Sosialis bagaikan artis papan atas dalam tatanan sistem ekonomi yang selalu saja ramai diperbincangkan dan dianggap menjadi “ superhero” bagi para penggemarnya dan bagi para pengikutnya masing-masing. Namun nyatanya “mereka” berdua sang “superhero” belum bisa memberikan solusi terbaik bagi para “fans” -nya ini. Dapat kita intip krisis ekonomi yang melanda pengikut sistem kapitalis, negeri Paman Sam, yang terjadi pada tahun 2008. Krisis keuangan yang sebenarnya terjadi sejak  tahun 2007 dan mencapai puncaknya pada September 2008 ini terjadi karena beberapa lembaga keuangan raksasa dunia mengalami kebangkrutan. Akibatnya investor menarik dana investasi mereka demi melindungi diri dan nilainya masing-masing. Penarikan dan investasi besar-besaran tersebut mengakibat...